SIAPAKAH MAHRAM ANDA?


Pengertian Mahram Dan Pengertian Muhrim

Mahram adalah orang perempuan atau laki-laki yang masih termasuk sanak saudara dekat karena keturunan, sesusuan, atau hubungan perkawinan sehingga tidak boleh menikah di antara keduanya. Penggunaan kata muhrim untuk mahram perlu dicermati.

Muhrim dalam bahasa Arab berarti orang yang sedang mengerjakan ihram (haji atau umrah). Tetapi bahasa Indonesia menggunakan kata muhrim dengan arti semakna dengan mahram (haram dinikahi). (KBBI, hal. 669 dan juga lihat hal.614)

Mahram dari jalur kekerabatan ada 7 golongan:
1. Dari jalur pokok. Mereka adalah bapak, kakek dan seterusnya ke atas apakah dari jalur bapak atau jalur ibu.
2. Dari jalur cabang. Mereka adalah anak laki-laki, cucu laki-laki (dari jalur anak laki-laki atau anak perempuan) dan seterusnya ke bawah.
3. Saudara laki-laki. Apakah saudara laki-laki sekandung (satu ibu satu bapak) atau saudara laki-laki sebapak atau saudara laki-laki seibu.
4. Paman (dari jalur bapak). Apakah paman sekandung dengan bapak atau paman sebapak dengan bapak atau paman seibu dengan bapak. Dan apakah ia paman si wanita secara langsung atau paman dari bapak ibu atau kakek nenek si wanita. Karena paman seseorang adalah paman bagi dia dan keturunannya meskipun jauh ke bawah.
5. Paman (dari jalur ibu). Apakah paman sekandung dengan ibu atau seibu atau sebapak dengan ibu. Dan apakah ia paman si wanita secara langsung atau paman dari bapak ibu atau kakek nenek si wanita. Karena paman seseorang adalah paman bagi dia dan keturunannya meskipun jauh ke bawah.
6. Anak laki-laki dari saudara laki-laki si wanita dan anak laki-laki dari anak laki-laki mereka dan anak laki-laki dari anak perempuan mereka meski pun jauh ke bawah. Sama saja apakah saudara laki-laki tersebut seibu sebapak dengannya atau seibu saja atau sebapak saja.
7. Anak laki-laki dari saudara perempuan si wanita dan anak laki-laki dari anak laki-laki mereka dan anak laki-laki dari anak perempuan mereka meski pun jauh ke bawah. Sama saja apakah saudara perempuan tersebut seibu sebapak dengannya atau seibu saja atau sebapak saja.

Mahram dari satu susuan sama dengan mahram dari jalur kekerabatan

Mahram dari jalur pernikahan ada 4 golongan:
1. Anak laki-laki suami (anak bawaan) dan anak laki-laki dari anak laki-lakinya dan anak laki-laki dari anak perempuannya meski pun jauh ke bawah.
2. Bapak suami dan kakeknya apakah dari jalur bapak si suami atau dari jalur ibunya meskipun jauh ke atas.
3. Suami anak perempuan si wanita dan suami anak perempuan dari anak lak-laki si wanita dan suami anak perempuan dari anak perempuan si wanita meski pun jauh ke bawah.

Tiga golongan ini menjadi mahram bagi wanita dengan sekedar dilangsungkannya akad dengan si wanita meskipun langsung dicerai sebelum khalwat dan berhubungan.

4. Suami dari ibu si wanita (bapak tiri) dan suami dari nenek si wanita (kakek tiri) meski pun jauh ke atas. Sama saja apakah nenek si wanita tersebut dari jalur bapak atau dari jalur ibu. Akan tetapi mereka tidak menjadi mahram bagi si wanita kecuali dengan berhubungan (campur) dalam pernikahan yang sah. Maka apabila seorang wanita menikah kemudian dicerai sebelum berhubungan (campur) laki-laki tersebut tidak menjadi mahram bagi anak perempuan si wanita meski pun anak perempuan tersebut jauh ke bawah.

Wallahua’lam
(diterjemahkan dari Manasik Haji dan Umrah Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin)

Sumber :
-http://ahlussunnah-jakarta.com/artikel_detil.php?id=466

Iklan

Apakah Sihir itu Benar Ada?


 

Pembaca rahimakumullah, sihir itu ada hakekatnya dan terjadi dengan sebenarnya. Akan tetapi segala sesuatu tidak akan terjadi kecuali dengan izin Allah ‘azza wa jalla dan ini merupakan aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang didasarkan pada Al Qur`an dan Al Hadits sesuai dengan pemahaman Salaful Ummah (pendahulu umat ini).

Berkata Abu Muhammad Al Maqdisi rahimahullah di dalam Al Kaafi setelah menyebutkan ayat (yang artinya):

“…dan dari kejelekan hembusan-hembusan para tukang sihir pada buhul-buhul”. (Al Falaq : 4)

“Kalau sihir tidak ada hakekatnya niscaya Allah tidak akan memerintahkan agar memohon perlindungan kepada-Nya dari bahaya sihir”. (Fathul Majid hal. 335)

Demikian pula Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sendiri pernah disihir oleh seorang Yahudi yang bernama Labid bin Al A’sham. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits (yang artinya):

“Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam disihir sehingga dikhayalkan padanya bahwa beliau melakukan sesuatu padahal beliau tidak melakukannya. Dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pada suatu hari berkata kepada Aisyah: “Telah datang padaku dua malaikat, salah satunya duduk di dekat kepalaku dan yang lainnya di dekat kakiku. Salah satu malaikat tersebut berkata kepada yang lainnya: “Apa penyakit laki-laki ini (Rasulullah)? Yang satunya menjawab terkena sihir”. “Siapa yang menyihirnya ?” Satunya menjawab “Labid bin Al A’sham …” (HR Al Bukhari).

Baca lebih lanjut

Pilihan Utama Pengobatan Usus Buntu


 

Usus buntu, akibat sesuatu dan lain hal, kadang kala mengalami peradangan. Keadaan ini lazim dikenal sebagai peradangan usus buntu atau appendisitis.

Gejalanya antara lain nyeri perut yang berawal di sekitar pusar kemudian bergeser ke kanan bawah. Nyeri ini memberat dengan cepat, dirasakan bertambah jika batuk, berjalan, atau ditekan.

Selain nyeri, gejala lain adalah mual, muntah, nafsu makan berkurang, demam, dan lain-lain.

Pengobatan utama peradangan usus buntu adalah pembedahan atau appendiktomi. Baca lebih lanjut

Berapakah tekanan darah Anda dianggap rendah?


Tekanan darah dianggap rendah jika sama dengan atau kurang dari 90 / 60 mmHg. Tekanan darah normal adalah 120 / 80 mmHg.

Angka 90 (atas) disebut sistolik, yaitu tekanan ketika jantung berdetak memompa darah, sedangkan angka 60 (bawah) disebut diastolik, yaitu tekanan saat jantung istirahat.

Namun demikian, beberapa orang mungkin memiliki nilai tekanan darah (tensi) berkisar 110/90 mmHg atau bahkan 100/80 mmHg akan tetapi mereka tidak/belum atau jarang menampakkan beberapa keluhan berarti, sehingga hal itu dirasakan biasa saja dalam aktivitas kesehariannya. Apabila kondisi itu terus berlanjut, didukung dengan beberapa faktor yang memungkinkan memicu menurunnya tekanan darah yang signifikan seperti keringat dan berkemih banyak namun kurang minum, kurang tidur atau kurang istirahat (lelah dengan aktivitas berlebihan) serta haid dengan perdarahan berlebihan (abnormal) maka tekanan darah akan mencapai ambang rendah (hipotensi) 90/60 mmHg.

Download Tabel Perhitungan Zakat Mal dan Zakat Fithri.pdf


Download Tabel Perhitungan Zakat Mal dan Zakat Fithri.pdf

Bismillah,

Berikut kami sajikan tabel perhitungan zakat mal dan zakat fithri yang disusun oleh Al Ustadz Sofyan Chalid. Tabel ini sudah berbentuk ringkasan yang memudahkan pembaca untuk mengimplementasikannya. Semoga bermanfaat untuk kaum Muslimin

File: pdf
Size: 48 KB


MENEBAR ILMU & TEGAKKAN SUNNAH

CIRI-CIRI GEJALA USUS BUNTU


 

Usus buntu normal ditemukan pada semua orang. Panjangnya sekitar 7,5 cm. Salah satu ujungnya buntu, dan ujung satunya lagi bermuara ke usus besar.

Kadang-kadang usus buntu mengalami peradangan. Dalam bahasa medis disebut appendisitis.

Gejala utama usus buntu adalah nyeri perut. Tidak seperti nyeri perut biasa, nyeri perut pada usus buntu biasanya berupa:

  1. Nyeri terjadi tiba-tiba, sering menyebabkan seseorang terbangun di tengah malam.
  2. Gejala nyeri muncul paling awal, baru diikuti gejala lainnya.
  3. Nyeri mulai dirasakan di sekitar pusar, kemudian bergerak ke bagian kanan bawah perut.
  4. Nyeri terasa lain dibanding dengan nyeri perut yang pernah dirasakan sebelumnya.
  5. Nyeri semakin parah hanya dalam beberapa jam.
  6. Nyeri semakin bertambah jika penderita bergerak, menghirup napas dalam, batuk, atau bersin.

Baca lebih lanjut

Cara Mengetahui TES LABORATORIUM Dan Keterangannya


Oleh : dr.Abu Hana

Latar Belakang

Agar dapat memantau keadaan kesehatan kita, perlu dilakukan tes laboratorium secara berkala.

Setiap laboratorium dalam menentukan nilai ‘normal’tergantung pada alat yang dipakai dan cara pemakaiannya. Tidak ada standar nilai rujukan; angka ini diambil terutama dari laboratorium RSPI-SS, Jakarta; nilai laboratorium lain dapat berbeda. Jadi angka pada laporan kita harus dibandingkan dengan nilai rujukan pada laporan, bukan dengan nilai rujukan pada lembaran ini.

Bahaslah hasil yang tidak normal dengan dokter!

Tubuh manusia tidak seperti mesin, dengan unsur yang dapat diukur secara persis dengan hasil yang selalu sama. Hasil laboratorium kita dapat berubah-ubah tergantung pada berbagai faktor, termasuk: jam berapa contoh darah atau cairan lain diambil; infeksi aktif; tahap infeksi HIV; dan makanan (untuk tes tertentu, contoh cairan harus diambil dengan perut kosong – tidak ada yang dimakan selama beberapa jam). Kehamilan juga dapat mempengaruhi beberapa nilai. Oleh karena faktor ini, hasil lab yang di luar normal mungkin tidak menjadi masalah.

Pada tabel ini, bila ada perbedaan tergantung pada jenis kelamin, angka ditunjukkan sebagai ‘P’ untuk perempuan dan ‘L’ untuk laki-laki.

Laboratorium Darah

 
Ukuran Satuan Nilai Rujukan
Eritrosit (sel darah merah) juta/µl 4,0 – 5,0 (P)
4,5 – 5,5 (L)
Hemoglobin (Hb) g/dL 12,0 – 14,0 (P)
13,0 – 16,0 (L)
Hematokrit % 40 – 50 (P)
45 – 55 (L)
Hitung Jenis
Basofil % 0,0 – 1,0
Eosinofil % 1,0 – 3,0
Batang1 % 2,0 – 6,0
Segmen1 % 50,0 – 70,0
Limfosit % 20,0 – 40,0
Monosit % 2,0 – 8,0
Laju endap darah (LED) mm/jam < 15 (P)
< 10 (L)
Leukosit (sel darah putih) 103/µl 5,0 – 10,0
MCH/HER pg 27 – 31
MCHC/KHER g/dL 32 – 36
MCV/VER fl 80 – 96
Trombosit 103/µl 150 – 400
Catatan:
Batang dan segmen adalah jenis neutrofil. Kadang kala dilaporkan persentase neutrofil saja, dengan nilai rujukan 50,0–75,0 persen
       

Baca lebih lanjut