Larangan Isbal, Melabuhkan Pakaian Hingga Menutup Mata Kaki (dalil celana ngatung)


Oleh
Abu Abdillah Ibnu Luqman

Isbal artinya melabuhkan pakaian hingga menutupi mata kaki, dan hal ini terlarang secara tegas baik karena sombong maupun tidak. Larangan isbal bagi laki-laki telah dijelaskan dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sangat banyak, maka selayaknya bagi seorang muslim yang telah ridho Islam sebagai agamanya untuk menjauhi hal ini. Namun ada sebagian kalangan yang dianggap berilmu, menolak (larangan) isbal dengan alasan yang rapuh seperti klaim mereka kalau tidak sombong maka dibolehkan?! Untuk
lebih jelasnya, berikut kami paparkan perkara yang sebenarnya tentang isbal agar menjadi pelita bagi orang-orang yang mencari kebenaran. Amin. Wallahul Musta’an.

A. DEFINISI ISBAL
Isbal secara bahasa adalah masdar dari “asbala”, “yusbilu-isbaalan”, yang bermakna “irkhaa-an”, yang artinya; menurunkan, melabuhkan atau memanjangkan. Baca lebih lanjut

31 Pelajaran Dari Hadits ‘Janganlah Kamu Marah’


Oleh : Al Ustadz Abu Muawiyah Hammad

Dari Abu Hurairah –radhiallahu anhu- dia berkata: Ada seorang lelaki yang berkata kepada Nabi –shallallahu alaihi wasallam-, “Berikanlah wasiat kepadaku,” maka beliau bersabda, “Janganlah kamu marah.” Lalu dia mengulangi permintaannya beberapa kali, akan tetapi beliau tetap saja menjawab, “Janganlah kamu marah.”

 

Takhrij:

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari (no. 6116) Ahmad (2/362, 466) (3/484) (5/34, 372, 373), Malik (2/905), Al-Baihaqi (10/105), Abu Ya’la (3/166) (10/51), Ibnu Hibban (12/501), Al-Hakim (3/713), Ath-Thabarani (2/261, 262, 263), Abdurrazzaq (11/187) dan Ibnu Abi Syaibah (5/216) dari jalan Abu Hushain Utsman bin Ashim dari Abu Saleh Dzakwan As-Samman dari Abu Hurairah.

 

Beberapa faidah yang terpetik dari hadits di atas:

1.    Larangan marah adalah mencakup larangan untuk menjauhi semua sebab dan perkara yang bisa mengantarkan untuk marah. Karena telah maklum dalam syariat bahwa semua larangan Allah dan Rasul-Nya dari suatu perbuatan adalah larangan dari perbuatan tersebut dan semua wasilah (pengantar) kepadanya.

2.    Dari penjelasan point 1 di atas, dipetik adanya perintah untuk menempuh sebab dalam tawakkal. Karena untuk tidak marah maka seseorang harus menempuh sebab-sebab yang bisa menjauhkan dia dari marah.

3.    Dalam hadits ini terdapat bantahan kepada Al-Jabariah, sekte yang berpemahaman bahwa manusia itu tidak mempunyai kehendak sama sekali dalam semua ucapan dan amalannya. Rasulullah –shallallahu alaihi wasallam- memerintahkan dia untuk tidak marah, menunjukkan bahwa perbuatan marah atau tidak marah itu atas kehendak dirinya sendiri. Baca lebih lanjut

Hukuman Bagi Pemerkosa


Tanya:
ust saya mau tanya, apa hukuman bagi pemerkosa menurut syariat? ketika seorang ingin divonis berzina, harus ada 4 saksi, sedangkan orang yang memperkosa itu jarang sekali yang menyaksikannya.kalau pun ada, tidak sampai 4 orang jumlahnya, lantas dalil apa yang bisa mengantarkan si pemerkosa agar bisa dihukum? dan sekali lagi apa hukumannya kalo terbukti? jazakallahu khairon.
dinan [dinanregana@yahoo.co.id]

Jawab:
Hukum Islam untuk kasus pemerkosaan ada dua:
Pertama: Pemerkosaan tanpa mengancam dengan menggunakan senjata.
Orang yang melakukan tindak pemerkosaan semacam ini dihukum sebagaimana hukuman orang yang berzina. Jika dia sudah menikah maka hukumannya berupa dirajam, dan jika belum menikah maka dia dihukum cambuk 100 kali serta diasingkan selama satu tahun. Sebagian ulama mewajibkan kepada pemerkosa untuk memberikan mahar bagi wanita korban pemerkosaan.
Imam Malik mengatakan, “Menurut pendapat kami, tentang orang yang memperkosa wanita, baik masih gadis maupun sudah menikah, jika wanita tersebut adalah wanita merdeka (bukan budak) maka pemerkosa wajib memberikan mahar kepada sang wanita. Sementara, jika wanita tersebut adalah budak maka dia wajib memberikan harta senilai kurang sedikit dari harga budak wanita tersebut. Adapun hukuman dalam masalah ini hanya diberikan kepada pemerkosa, sedangkan wanita yang diperkosa tidak mendapatkan hukuman sama sekali.” (Al-Muwaththa’, 2:734)
Imam Sulaiman Al-Baji Al-Maliki mengatakan, Baca lebih lanjut

Untuk Wanita Yang Keluar Rumah Tanpa Berhijab


Sebuah Nasehat dari Samahatusy Syaikh Al-’Allamah  Ibnu Baz

 

Merebaknya kejahatan seksual kian memprihatinkan. Namun sedikit yang menyadari bahwa semua itu bersumber dari tersebarnya kerusakan sebagai akibat dari diumbarnya aurat wanita di tempat-tempat umum. Bocah yang masih ingusan atau kakek yang telah renta bisa menjadi pelaku kejahatan karena mereka secara terus menerus ‘dipaksa’ mengkonsumsi pemandangan yang bukan haknya. Ironisnya, sebagian korban adalah bocah perempuan yang belum mengerti apa-apa. Artikel berikut barangkali bisa menjadi renungan untuk kita semua.

Agama Islam datang dengan memberikan kemuliaan kepada wanita, memeliharanya dan menjaganya dari terkaman serigala dari kalangan manusia. Sebagaimana Islam menjaga hak-hak wanita, mengangkat harkat dan martabatnya. Islam menjadikan wanita berserikat dengan lelaki dalam hak memperoleh warisan. Islam mengharamkan perbuatan mengubur anak perempuan hidup-hidup. Islam mewajibkan adanya izin dari pihak wanita bila ia hendak dinikahkan oleh walinya. Wanita pun diberikan kebebasan dalam mengatur dan mengurusi hartanya bila memang memiliki kecakapan.
Islam mewajibkan kepada seorang suami untuk menunaikan kewajiban yang banyak berkaitan dengan istrinya, sebagaimana Islam mewajibkan kepada seorang ayah dan karib kerabat si wanita untuk memberikan nafkah kepadanya ketika ia membutuhkan. Islam mewajibkan wanita untuk menghijabi dirinya dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya agar ia tidak menjadi barang dagangan murahan yang bisa dinikmati oleh setiap orang. Allah sub’hanahu wata’ala berfirman dalam surat Al-Ahzab:
Baca lebih lanjut

E-book Gratis : Buku Meraih Kemuliaan Melalui Jihad, Bukan Kenistaan


Buku Meraih Kemuliaan Melalui Jihad…, Bukan Kenistaan
Jenis File : PDF
Size : 20.7 MB

Klik disini untuk mendownloadnya

 

Islam adalah agama yang memiliki ajaran yang jelas dan terang, diturunkan untuk jin dan manusia dalam syari’at yang penuh dengan rahmat, kemurahan dan keadilan lagi senantiasa menganjurkan untuk membuat perbaikan dan menegakkan keamanan di permukaan bumi ini, serta menentang segala bentuk perusakan, kezholiman, sifat khianat dan sikap melampaui batas dalam perkataan dan perbuatan.

Setiap akal dan hati nurani yang bersih akan dapat memahami bahwa jihad adalah bagian dari sya’riat islam  yang merupakan salah satu sarana untuk menegakkan agama Allah di muka bumi.

Jihad adalah amalan mulia nan gung yang akan menghasilkan ganjaran pahala bila memenuhi aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan syari’at Islam.

Kesalahan dalam memahami prinsip-prinsip jihad di dalam islam serta kurangnya pengetahuan tentang aturan-aturannya akan mengantarkan kepada amalan dan tindakan-tindakan serampangan dan tidak terkendali.

Kehadiran buku ini merupakan penjelasan terhadap aturan-aturan jihad dalam islam, dan pembahasan ilmiyah menyangkut sejumlah masalah yang banyak diperbincangkan di zaman ini, seperti masalah bom bunuh diri dan sebagainya, sekaligus menyingkap secara tuntas terorisme, bahaya dan solusi menghadapinya.

 

Selamat membaca!

sumber :http://jihadbukankenistaan.com/download

 

Multi Khasiat Habbatussauda (Nigella Sativa/Jinten Hitam)


Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jintan hitam (Habbatussauda’) dapat meningkatkan jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektivitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian, mengkonsumsi habbatussauda’ dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pada tahun 1993, DR. Basil Ali dengan koleganya dari College of Medicine, di Universitas King Faisal mempublikasikannya dalam jurnal Pharmasetik Saud. Kemampuan ekstrak Habbatussauda’ diakui Prof . G Reitmuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan bioregulator. Dengan demikian, Habbatussauda’ dapat dijadikan obat untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh, seperti kanker dan AIDS.

Baca lebih lanjut

Hasil Penelitian Pakar Kedokteran tentang Minyak Zaitun


Ada enam belas pakar kedokteran paling tersohor di dunia berkumpul di Roma pada tanggal 21 April 1997 M, untuk menerbitkan beberapa pengarahan dan keputusan bersama tentang tema “Minyak Zaitun dan Nutrisi Laut Putih Tengah”.

Dalam pernyataan tersebut, mereka menegaskan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun bisa memberikan andil melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, serta sakit diabetes dan obesitas, di samping minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.

Baca lebih lanjut